Showing posts with label AIDS. Show all posts
Showing posts with label AIDS. Show all posts

Friday, December 2, 2011

Dikembangkan Terapi Jus Nanas untuk HID/AIDS

TRIBUNNEWS.COM - Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Daerah Kota Bogor, Jawa Barat, mengembangkan pengobatan terapi jus nanas sebagai upaya dalam mengurangi jumlah penderita AIDS.
(Shutterstock)

Kepada wartawan di Bogor, Jumat, Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Bogor Edgar Suratman selaku Ketua Harian KPAD Kota Bogor menyebutkan, metode pengobatan masih dalam tahap uji coba yang mulai dilakukan sejak awal 2011.
"Terapi jus nanas ini masih dalam tahap uji coba. Sejumlah penderita HIV/AIDS kita berikan pengobatan jus nanas ini. Saat ini masih dalam tahap pengamatan," kata Edgar.
Edgar mengatakan, hasil sementara penggunaan jus nanas kepada penderita HIV/AIDS menunjukkan tanda-tanda kemajuan, dimana sejumlah penderita mengaku setelah meminum jus tersebut merasa vitalitas tubuhnya bertambah kuat.
Beberapa penderita juga mengaku, jika tidak meminum jus nanas, maka daya tahan tubuhnya akan melemah lagi. Karena kesegaran buah nanas menimbulkan rasa segar pada tubuh penderita.
"Karena metode ini masih uji coba, kita masih terus melakukan pengamatan. Namun, jika terapi ini benar-benar berhasil dan mengobati virus HIV maka akan digunakan untuk pengobatan di Kota Bogor," kata Edgar. (sehatnews.com)


Thursday, November 24, 2011

Apakah Anda Yakin Bebas HIV/AIDS ?

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus HIV/AIDS dipandang sebagai fenomena gunung es. Banyak yang terinfeksi HIV dan AIDS sebenarnya banyak namun saat ini yang diketahui baru sedikit. Hal ini disampaikan oleh Ketua Kelompok Kerja HIV RSUD Tarakan, Jakpus, Dr Ekarini Aryasatiani.
Apakah Anda Yakin Bebas HIV/AIDS ?
Ilustrasi

"Sebenarnya banyak yang terinfeksi HIV/AIDS namun mereka tidak sadar. Dan rata-rata mereka mengetahui terinfeksi setelah parah," jelas Ekarini Kamis (24/11/2011).
Menurut Ekarini, Infeksi HIV mempunyai masa tanpa gejala yang panjang, sehingga pemeriksaan laboratorium sangat penting untuk menentukan adanya infeksi HIV.
"Masa tanpa gejalanya tiga hingga 10 tahun, jadi rata-rata dalam kurun waktu itu para penderita menyangka mereka hanya menderita penyakit biasa seperti demam, nyeri otot dan sendi, nyeri kepala, diare, dan jamur dimulut. Padahal itu semua adalah gejala HIV," jelas Ekarini.
Ekarini menghimbau agar masyarakat melakukan pemeriksaan cek darah baik secara sukarela maupun tes atas anjuran petugas kesehatan. Agar cepat diketahui apakah terjangkit atau tidak.
"Segera cek darah, untuk meyakinkan bebas dari HIV/AIDS. Jangan sampai terlambat dan menyesal jika sudah parah," tambah Ekarini.